http://ak.imgfarm.com/images/cursormania/files/26/13148a.gif#sthash.LALgVx7L.dpuf BLOG ABOUT ME (ANISSA NOVIA): PELAUT PELAUT CERPEN GUE

Minggu, 23 November 2014

PELAUT PELAUT CERPEN GUE

PELAUT......PELAUT.........PELAUT.....................
..........
Waktu masih duduk di bangku SMA aku pengen
punya pacar anak akademi. Karena aku bosan
dengan sekitar yang kebanyakan adalah anak
band yang sok keren. Pengen banget punya
pacar seorang polisi. Menurutku polisi itu keren,
mungkin karena didukung dengan seragam,
padahal tanpa seragamnya biasa-biasa saja.
Tapi setelah kupikir lagi polisi itu biasa-biasa
saja. Apalagi setelah adanya insiden kalau bang
Norman keluar karena tawaran jadi penyanyi.
Wah tar kalau punya pacar polisi bisa galau
setiap hari, pikirku.
Sekarang aku sudah duduk di bangku kuliah. Dan
pacarku adalah seorang pelaut.
Aku juga tidak tahu kenapa bisa dengan pelaut.
Dalam setiap hal pasti ada pro-kontra. Orang-
orang yang mendukungku akan bilang ‘Tidak
semua pelaut berperilaku buruk’ . Namun, di sisi
kontra akan menyanggahnya ‘Semua pelaut itu
sama saja, kalau jauh dari orang terkasih pasti
akan cari dambaan hati lain di sebrang sana,
apalagi saat bersandar’. Otakku harus bekerja
keras untuk memikirkan semua itu. Tapi
entahlah apapun itu jalani saja.
**
Awalnya punya pacar pelaut itu menyebalkan,
karena dia selalu berlayar ke luar pulau-pulau
lain. Apalagi kalau doi ke luar negeri tepatnya
ditengah-tengah laut. Pasti susah dihubungi
karena sinyal yang tak mungkin ada. Tapi hal itu
membuatku menghela nafas setiap detik. Punya
pacar tapi seperti tak punya pacar. Tak pernah
ada waktu untuk jalan bersama, setidaknya
ngobrol santai. Bahkan pernah saat ulang
tahunku saja, dia tak bisa mengucapkan kata
‘selamat’.
Hubungan kami stagnan banget, tak ada merah
ataupun kuning yang ada hanya hitam dan putih.
Saat ada pesiar kadang kala doi main ke
tempatku. Tapi paling cuma 15 menit. Setelah
itu cabut lagi. Karena jarang bisa ketemu, kalau
kemana-mana atau main aku lebih sering
dengan teman-teman. Tapi terkadang teman pun
tak bisa seterusnya bersama. Kalau mereka jalan
sama pacar masing-masing, aku hanya bisa
melamun di kamar. huhuhuuu,,,,menyebalkan.
Setelah si doi selesai berlayar, kami sering
ketemu malah lebih menyebalkan. Mungkin
karena aku orangnya agak sensi gitu ya, jadi
setiap doi ngomong hal-hal yang GJ, mood ku
langsung berubah horor. Jadi aku berpikir untuk
jarang bertemu lebih baik, setiap doi mau main
pasti aku sudah menyiapkan berbagai alasan
agar doi gag jadi main,, hehehhehehe,,,
(jahadnya).
Pernah suatu hari karena keisenganku, doi
sampai banting-banting HP. hehhehehe,,,,,,. Itu
hal yang amat sangat fatal. Betapa bodohnya
aku saat itu. Sampai seminggu doi tak bisa
dihubungi. Aku jadi kalang kabut, kesana kemari
mencari kabar.
*****to be continued

Tidak ada komentar:

Posting Komentar